Pages

Tuesday, April 29, 2014

Untuk Apa Menulis?

Dahulu kala (hihi, kesannya kapaaan gitu ya :p) waktu pertama kali buat blog ini, niatnya pengen jadi semacam prasasti sejarah kehidupan seorang Siska (duilee). Menuliskan apa yang terpikir dan terasa dalam kehidupan ini. Syukur alhamdulillah kalo bisa bermanfaat buat yang 'tersesat' di mari :D. Ini postingan pertama berjudul 'Aku Tidak Percaya Surga Ada di Telapak Kaki Ibu'. Postingan selanjutnya disini, harapan untuk bisa istiqomah ngeblog :)
Sampai hari ini Alhamdulillah blognya masih hidup walau tampak kembang kempis , hehe.

Seingat aku, pertama kali tertarik untuk rutin menulis itu adalah waktu baca sebuah cerpen di majalah Bobo yang menceritakan seorang anak yang punya sebuah diari dan rajin menulis di diari. Trus beli deh buku diari gitu, yang merknya Harvest (ada yang tauu :)), itu waktu kelas 4 SD.

Menulis di wilayah publik atau wilayah yang akan dibaca orang lain seperti buku dan artikel di media pastinya beda sama nulis diari. Pun di tempat yang 'santai' di blog, sosmed. Ga usah bicara masalah tata bahasa dan hal-hal baku ya.
Dalam hal ini hal yang sering diingatkan sama para penulis kawakan tentang menulis adalaahhh : to exspress, not to impress.

Yup, jadi menulislah karena ingin berekspresi, bukan karena berharap pembaca terkesan.
Hiks, kalo nulis itu kadang kepikiran, ini tulisannya bagus gak ya, orang seneng gak bacanya, diapresiasi positif gak , ada yang mau baca gak, diganjar nobel gak ya , dll dsb dah.

Padahal tuuhhh, kalo mau nulis ya nulis aja. Keluarin aja apa yang dirasain, ekspresikan dirimyuuu. Begitu katanya. Kebanyakan mikir malah gak jadi-jadi (aku ini mah)

Yo wis lah ini sebenarya mau mengingatkan diri sendiri lagi untuk mengekpresikan pada dunia apa yang ada di hati dan pikiran seorang Siska yang bukan siapa-siapa ini :) dan tidak bermaksud untuk membuat siapun terkesan walaupun saya mengesankan .

Wokeh, begitulah ekspresiku hari ini. Semoga bisa terus berekspresi lewat tulisan di blog ini.

Ingaattt Siska, to epxress, NOT to impress !


gambar diambil dari sini


»»  LANJUUUTT...

Saturday, February 15, 2014

Wanted : Rumah Tangga Surga -Bagian 2

Sakinah Wannabe :)
Masih kultwit dari @ajobendri, lanjutan dari bagian 1
Mewujudkan rumah tangga surga dengan mencontoh perilaku penghuni surga yang dikabarkan dalam Al Qur'an.

Sukaa sama gaya bahasanya yang sarat ilmu dan jenaka :)
--------------------------------------------------------------------------------------

1. Kita semua ingin rumah tangga layaknya surga agar penghuninya betah di dalamnya

2. Dan ketahuilah, ciri utama penduduk surga di antaranya bicara yg lembut. Tidak suka teriak atau membentak

3. Kebiasaan berteriak justru merupakan ciri penduduk neraka (qs 35:37)

4. Maka jika ada suara teriakan di dalam rumah itu artinya suasana surga sudah berganti suasana neraka. Bahaya!

5. Sebab, kebiasaan teriak atau bicara melebihi desibel suara normal akan mengeringkan cinta

6. Sejatinya, cinta adalah kelembutan. Dan tidaklah sesuatu disertai kelembutan kecuali akan memperhiasnya (Hadits)

7. Itulah kenapa bukti cinta kpd Allah diminta kita tuk berdzikir dgn suara yg lembut, tidak berteriak di hadapanNya (QS 7:205)

8. Dan kebiasaan berteriak di dalam rumah tangga sejatinya akan mengurangi rasa cinta

9. Sulit kita lihat sepasang kekasih yg dimabuk cinta berbicara sambil teriak2. Kebalikannya, mereka malah suka bisik-bisik

10. Pelan. Tapi nge-jlebb ke hati. Sebab meski tanpa suara, hati berteriak memproklamirkan cinta #yiiihaa :D

11. Penting bagi setiap keluarga yg merindukan suasana surga agar mengurangi teriakan di dalam rumah, terlebih untuk anak2 kita

12. Kebiasaan berteriak atau membentak di depan anak disinyalir oleh para ahli akan mengaktifkan batang otak anak

13. Batang otak itu yg disebut otak reptil atau otak refleks. Anak cenderung merespon masalah tanpa berpikir

14. Diledek teman refleks memukul. Ini tersebab batang otaknya lebih dominan daripada korteksnya yg ajak dia tuk berpikir konsekuensi

15. Anak yg batang otaknya menebal cenderung merespon sesuatu dgn prinsip 'flight or fight'

16. Solusi jarang keluar dari anak dgn model begini. Yang ada adalah puaskan emosi

17. Maka anak-anak yg gampang marah, tawuran dan sebagainya bisa dibilang karena batang otaknya cenderung lebih dominan

18. Dan kalau ditelusuri penyebab awalnya yakni kebiasaan dibentak atau diteriaki dari kecil baik oleh ortu atau guru

19. Dampak berikutnya dari kebiasaan berteriak di hadapan anak adalah menghancurkan sel otaknya

20. Satu kali teriakan kepada anak di bawah usia 5thn akan menghancurkan 10ribu sel otaknya setiap teriakan

21. So, hitung deh udah berapa kali bentak anak. Kalikan 10rb. Maka itulah dosa kita yg buat anak kita gak pintar-pintar

22. Dan berteriak ini belum tentu membentak. Bisa jadi sekedar bercanda untuk menyemangati. Ini tetap bahaya dan terlarang

23. Kalau mau teriak di lapangan aja dimana jarak ke anak kira2 seratus meter :D

24. Kembali kpd inti rumah tangga surga. Yakni kebiasaan bicara lembut. Bahkan bisik-bisik di telinga anak tumbuhkan cinta dan rasa percaya

25. Tentu kelembutan ini bukan berarti abaikan ketegasan. Tegas itu tetap harus ada agar jaga anak dari penyimpangan
»»  LANJUUUTT...

Wanted : Rumah Tangga Surga -Bagian 1

Sudah lama ingin posting kultwit dari @ajobendri (Bendri Jaisyurrahman) tentang rumah tangga surga. Menarik banget soalnya blio memaparkan konsep rumah tangga surga itu dengan melakukan pendekatan suasana dan kebiasaan penghuni surga yang dikabarkan dalam AL Qur'an.
InsyaAllah bisa ya untuk mewujudkan surga di duni, tinggal contek perilaku penghuni surga di akirat.
Pan kata Rasulullah SAW juga, Baiti Jannati, Rumahku Surgaku.

Jika ada sura di dunia, maka itu adalah keluarga yang sakinah
Udah ah prolognya, sok mangga baca kultwit dari ustadz Bendri
----------------------------------------------------------------------------

1. Salah satu konsep dasar sebelum kita berumah tangga adalah memahami konsep rumah tangga surga atau baiti janati

2. Bagaimana mewujudkannya? Maka kita harus tahu bagaimana aktivitas penghuni surga dalam Al quran

3. Setelah seseorang masuk surga, mereka melakukan aktivitas yg menunjukkan betapa surga tempat yg menyenangkan

4. Dengan mengetahui aktivitas penghuni surga, maka kita bisa wujudkan hal yg serupa atau semisal dlm rumah tangga kita

5. Salah satu aktivitas penghuni surga ada dlm surat ash shaffat ayat 50 'mereka suka duduk berhadap-hadapan dan saling ngobrol'

6. Hal ini juga ada dlm surat al hijr ayat 47 'mereka merasa akrab dan duduk di atas dipan2 sambil ngobrol'

7. Maka ciri rumah tangga surga adalah adanya kesempatan duduk berhadap-hadapan dgn pasangan untuk ngobrol

8. Hal inilah yg menimbulkan keakraban dan rasa saling memahami. Dan dendam atau amarah bertahun tahun tak disimpan dlm hati

9. Itulah kenapa ciri penduduk surga di surat al hijr ayat 47 adalah tak ada dendam

10. Dlm konsep rumah tangga surga, tak ada dendam disebabkan kebiasaan untuk menyelesaikan masalah segera, tak disimpan dlm diri trlalu lama

11. Fenomena istri yg memukul anaknya krn kesempatan untuk bicara dgn pasangan dan orang terdekat yg tak tersalurkan

12. Hasilnya, energi marah disimpan dan diekspresikan secara tdk sadar dlm bahasa tubuh yg membuat anak tak nyaman bersama dgnnya

13. Lebih bahaya lagi, ketika marah ini dipendam lama, akibatnya ibarat ombak yg menggulung krn tak lama disalurkan. Merusak!

14. Itulah kenapa suami yg baik adalah yg memberi kesempatan istrinya utk ngobrol lama setiap malam

15. Sebab, kebutuhan wanita utk bicara amatlah tinggi. Bahkan disebutkan perempuan yg sehat jiwanya minimal mengeluarkan 7000 kata per hari

16. Jika tak terpenuhi, maka tertumpahkan kepada anak dgn sikap yg tak nyaman

17. So, bangun rmh tangga surga dgn memberi kesempatan pasangan setiap malam tuk bicara. Sebagaimana kebiasaan rasul kpd aisyah (HR.Bukhari)

18. Dan utk menandai emosi istri yg menyimpan marah, itu mudah. Lihat bahasa tubuhnya

18. Jika tidur sudah berbalas punggung, mata tak berani menatap mesra pasangan, tanda ada HATI YANG TERLUKA

19. So, suami pandanglah mata istrimu dan temukan adakah luka dalam jiwanya

20. Obatnya adalah bicara dan mendengarkan

21.Bagaimana jika para istri memiliki suami yg cuek? Tak mau diajak bicara? Maka, carilah media penyaluran emosi yg tepat dan benar

22. Curhatlah kpd orang yg tepat. Selain tentunya kpd Allah SWT

23. Jika tak biasa bicara, maka menulislah. Sebab menurut imam nawawi menulis itu mampu menetralisir emosi negatif yg dipendam lama

24. Kebiasaan menulus diary atau blog dan sejenisnta bagian dari teknik penyaluran emosi yg tepat. Tidak dipendam lama

25. Maka, sungguh amat sengsara bagi wanita yg punya suami cuek namun tak punya kemampuan menulis. Penderitaan jiwa makin menggelora

26. Itulah knp pendidikan dasar bagi anak wanita adalah menulis. Utk apa? Utk selamatkan jiwanya di saat tak ada orang lain lagi yg dpercaya

27. Kesimpulannya. Jika stress menjalani rumah tangga, maka menulislah. Ini bagian dari solusi sementara.

28. Akan lebih indah, jika di tengah kesibukan selalu ada waktu utk bicara layaknya penduduk surga. Mari memulainya

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Seru ya :) Jadi keliatan hubungan antara menulis atau ngeblog dengan ketentraman keluarga :D

Lanjut bagian dua yaa
»»  LANJUUUTT...

Wednesday, September 11, 2013

Memulai Bisnis Oriflame

Sabtu, 7 September 2013 ikut acara ‘Jurus Singkat dan Tepat Getting Started’ bareng Diamond Director Oriflame Indonesia, Yulia Riani.
Oia, Getting Started maksudnya bagaimana memulai bisnis Oriflame yang bisa menghasilkan income jutaan setiap bulannya (namanya bisnis ya harus menghasilkan ya :))

Kemaren dateng sama calon Diamond di jaringanku, ‘anak sholihah’ Bu Ummu Rofiqoh Handayani , Bu Ummu dah dateng duluan, Aku sama baby Diamond yang baruuu gabung datang belakangan. Seru kan Bu Aini trainingnya? Pasti ketagihan :D *kenapa kita gak foto yaaa ..

Biar ilmunya gak hilang dan bisa MANFAAT buat banyak orang kita bikin note aja yaaa.
Walopun ini tidak menggambarkan keseluruhan acara. Hehe, maklum yang pengen ditulis banyaak. Secara itu acara dua jam isinya GIZI semua. Makanya lain kali dateng yaa, ikutan, beda lah aura dan hasilnya dengan cuman diceritain doang ^^ . InsyaAllah Oriflame dan d’BC Network punya banyak acara offline yang bisa disesuaikan waktunya dengan agenda kita.

Okeh, kita langsung mulai ajah ....

Segela sesuatu yang baru dimulai itu butuh PROSES dan BELAJAR. Jadi kalo masuk Oriflame trus gak mau ngapa-ngapain yaaa trus ngapain masuk Oriflame :D
Ada banyak fasilitas yang diberikan Oriflame dan d’BC Network, baik online maupun offline, kalau dianggurin aja, ya itu mah bukan BISNIS, itu mah ISENG :p

FASILITAS ONLINE

Naahhh, jadi buat kamu yang MEMBER BARU, atau yang punya member baru, WAJIB KUDU HARUS mengenalkan dan mengobrak-abrik 4 web berikut :

  1. Web Replika d’BC Network
Apa itu web replika? Kalo dibahas tuntas bisa jadi 10 seri neh :)  . Intinya web replika adalah website GRATIS yang akan dimiliki oleh setiap konsultan Oriflame yang BERGABUNG di jaringan d’BC Network. Jadi tidak semua member Oriflame punya web replika d’BCN Network yaa. Hanya yang bergabung di d’BC Network.

Di web replika ini member bisa :
-          Mendownload e-book, video training,yang kesemuanya tentang bagaimana menjalankan bisnis Oriflame via d’BC Network,  materi promosi, dll
-          Mengikuti forum member yang berisi diskusi , informasi, motivasi seputar bisnis Oriflame via d’BC Network
-          Mendapatkan modul internet marketing
-          Mengikuti e-training
-          Mendapatkan landing page yang bisa digunakan untuk berpromosi
-          Daaan banyak lagi
Ini web replika punya saya ya     : www.bisnissuksesjamaah.com
Dan ini contoh landing pagenya : www.bisnissocialmedia.com

Tampilan web replika utama d'BC Network
Tampilan web replika utama d'BC Network



Salah satu dari belasan website gratis dari d'BCN
Salah satu dari belasan website gratis dari d'BCN


 2. Website Oriflame Indonesia (www.orifame.co.id)

Oriflame itu udah online banget, order, ngecek jaringan, ngecek bonus, ngecek promo, cek cek 123, hehe. Intinya semuanya ada disini. Perkembangan bisnis kita detik per detik terlihat di sini, jadi dimanapun kita bisa selalu update.
Ada member baru gabung, keliatan
Ada member yang naik level keliatan
Ada kenaikan (atau penurunan J) bonus juga keliatan.

Untuk order  online juga ada beberapa pilihan :
  1. Order online dan ambil barang di kantor
  2. Order online lalu COD
  3. Order online bayarnya transfer

Tampilan web Oriflame
Tampilan halaman depan web Oriflame


 Oia, ada juga e-catalogue yang bisa berfungsi sebagai toko online kita, setiap konsultan punya account e-catalogue masing-masing. Gimana? Gimana?  Canggih kaannnn

Tampilan e-katalog. Ada nama, daerah, dan alamat email kita
Tampilan e-katalog. Ada nama, daerah, dan alamat email kita


 3. Website Custome Care Oriflame (www.ccoriflame.co.id)
Gak cuman order yang bisa online, fungsi customer care juga di-onlinekan. Dan tentunya gak cuman sekedar complain lho yaa  .Kita juga bisa mengubah data dan mengecek status keanggotaan lho di sini.
Belum pernah buka web cc? TERLALUUUU ^^

Tampilan web cc Oriflame. Nanti tinggal klik login sebagai consultant
Tampilan web cc Oriflame. Nanti tinggal klik login sebagai consultant


4. Facebook (wa bil khusus Facebook Group)
Naah, ini yang gak kalah seru *_____*. Secara kan d’BC Network itu jaringan yang fasilitas onlinenya super keren, kita banyak memanfaatkan Facebook Group untuk kepentingan bisnis. Gak jaman lah Facebook buat galau-galauan, buat curhat massal, marah-marah, ga ada gunanya.
Facebook group ini dimanfaatkan untuk :
-          Sharing dan diskusi Bisnis Oriflame via d’BC Network
-          Training yang dilakukan secara reguler
-          Penyambutan member baru (tenaaanggg, gak ada ospeknya kok ^^)
-          Informasi bisnis dan strategi bisns
-          Dll

e-training di FBG ini banyaak banget dan semuanya sudah diatur sesuai dengan kebutuhan kita dalam menjalankan bisnis. Kalau bilang mau bisnis, mau punya penghasilan dari Oriflame, tapi gak pernah ikut e-training, gak pernah praktek hasil e-training, cukup dua kata aja : CAPEEE DEEHHHH :D

FB-nya buat belajar dan bisnisss :) Ini FBG isinya gizi semua. Maaf ya disensor, hanya untuk member :)


‘Uh, uh, banyak banget ya Mba yang harus dipelajari. Ribet gak sih?’ , jawaban Mba Yulia untuk pertanyaan model begini adalah, ‘Mau sukses ga? Mau belajar ga?’ Nah lhooooo , daleemmmmmmm.
Jadi kalo yang masih bilang ribet, susah, ini itu ina inu, mungkin belum mau belajar,yaah mungkin belum kebelet sukses :)  *ngacaaaaa.
Dan sebenarnya dalam bidang apapun, baik kerja maupun bisnis, proses pembelajaran itu pasti akan selalu ada. Kerja di kantor harus tahu jobdesc-nya apa, bagaimana menjalankan jobdesc itu, gimana biar jobdescnya beres dan kerjaan beres.
Bisnis apalagi, harus punya strategi, menentukan harga, promosi, dll, itu pasti butuh BELAJAR dan PRAKTEK.

STRATEGI BISNIS

Ngomong-ngomong soal strategi, d’BCN punya STRATEGI 3 KAKI untuk pengembangan jaringannya. Itulah kenapa d’BCN sangat produktif melahirkan Diamond Director bahkan setiap bulannya ya. Agustus 2013 aja ada 5 kembar Diamond dari d’BCN, yang salah satunya adalah Maki alias Yulia Riani , nenek upline saya (y)
Mba Yulia pun menjelaskan strategi 3 kaki tersebut. Seperti apa? Gak saya tulis di sini aahhh.
Hayoh yang dah member sono meluncur ke member area, yang belum join, mohon maaf harus join dulu ya untuk tahu dan paham detail strategi ini :) Karena ini memang digunakan untuk kepentingan bisnis Oriflame via d’BC Network.

Diamond Director Oriflame bulan Agustus 2013. All d'DBCNers
Diamond Director Oriflame bulan Agustus 2013. All d'DBCNers


Dan dari bisnis ini kita jadi menambah skill baru, dari GAK BISA jadi BISA, dari TAKUT jadi BERANI, dari GAK TAHU jadi TAHU. Kalo jadi tajir mah efek aja ya :)
Kalo bener-bener niat pasti BISA. Coba ya beranikan diri pulang dari sini bilang sama suami, ‘Pah, aku mau bantu nyicil KPR dari bonus Oriflame’. Pasti dorongannya beda.
Emang bisa ya? Mba Yulia cerita jika blio juga dulu kalo ikut training duduk sebagai peserta, dengerin para Diamond menyampaikan materi dan sharing cerita suksesnya.
Dan berkat ketekunannya, akhirnya dalam waktu kurang dari 2 tahun bisa juga meraih titel tersebut.
Sudah selesai? BELUM. Jika mimpi sudah tercapai, upgrade lagi impiannya, karena masih banyak yang harus dibantu untuk juga bisa meraih SUKSES di Oriflame.

Eyang Yulia bersama anak cucu cicit yang sudah dibantu buka pintu rejekinya
Eyang Yulia bersama anak cucu cicit yang sudah dibantu buka pintu rejekinya


 TENTANG CORE TEAM

Bisnis ini juga adalah amanah, karena orang yang bersedia kita ajak, berarti orang yang sudah bersedia kita bantu untuk SUKSES, amanah kita adalah mengantarkannya menapaki tangga-tangga SUKSES Oriflame. At least pada awalnya mengantar menjadi seorang Senior Manager.
Dalam hal ini harus ada timbal balik. Kita sebagai konsultan juga harus selalu memantaskan diri menjadi core team, tim inti dari upline kita, pan mau dianter jadi Senior Manager yang berpenghasilan 4-7 juta yak J

Ciri coreteam itu ada tiga : TUTUP POINT, MEREKRUT, dan MEMBINA.

Kenapa sih harus tutup point? Ya kalo kamu jadi reseller kaos atau agen jilbab, trus gak melakukan penjualan, gak ada omset, masak iya mau nuntut dapet keuntungan :) . Dimana logikanya ya?
Sama juga di Oriflame, omset ini akan tercipta dengan tutup point, makanya Oriflame wajib memberikan performance discount sesuai dengan level konsultan tersebut (mulai level 3% ya).

Merekrut itu adalah MEMBANTU membukakan pintu rejeki. Seperti saya yang sebagai ibu rumah tangga, Alhamdulillah sudah ditransfer Oriflame 1 jutaan.  Kalo saya gak diajakin masuk Oriflame, mungkin masih ngandelin dari suami.
Masih dikit? Tenaangg, peluangnya masih panjaang, mau jutaan, belasan juta, puluhan juta, BISA, asal mau ngerjainnya. Jangan mau transferannya doang tapi gak mau kerjanya. Itu makan gaji buta namanya :D

Membina itu adalah amanah. Jadi kalau ada orang yang sudah kita ajak bergabung jangan dianggurin. Diajarin, dikasih tau hak dan kewajibannya, dibimbing, sampai akhirnya bisa jalan sendiri.
Ibaratnya upline dan downline itu ibu dan anak. Seorang ibu pasti akan membimbing anaknya, tapi suatu saat si anak juga harus mandiri. Sebagai anak juga harus pro aktif dan memantaskan diri untuk mandiri, jangan mau disuapin aja :)

TUJUAN dan MOTIVATOR

Ini bisa kita lakukan juga ya, ‘Tulis kenapa mau gabung di Oriflame’ --> Tujuan ini akan menjadi arahan kita. Jangan sampe gak punya tujuan, akan terombang-ambing nanti.

‘Tulis 5 orang yang paling disayangi sepajang hidup kita dan ingin segera kita bahagiakan’ --> Agar kita tahu untuk siapa kita berjuang, untuk siapa kita melakukan semua ini, bukan semata untuk kebahagiaan pribadi, tapi juga untuk mereka yang kita cintai.

* * *
Demikian dulu ya pemirsa rangkuman acara tanggal 7 September kemaren. Mudah-mudahan MANFAAT.
Ingat, yang terbaik diantara kita bukan yang menulis note ini, bukan yang membacanya, tapi adalah yang MEMPRAKTEKKANNYA! Setuju apa Sepakaattt ???? :)



















»»  LANJUUUTT...

Tuesday, September 3, 2013

KEPEPET BISNIS atau NIAT BISNIS?

Apa sih yang mendorong kamu untuk sukses?
Atauuu khususnya lagi Apa yang memotivasi untuk sukses berbisnis?
Hehe, mungkin untuk mulai bisnis pun ada yang belum kepikiran ya.

Saya duluuuu adalah orang yang sama sekali tidak melirik bisnis sebagai kemungkinan mencari rejeki. Mau dapet rejeki ya kerja kantoran. Ada waktu tertentu, jam tertentu untuk bekerja.
Motivator bisnis kelas nasional, kelas internasional, tidak cukup memotivasi saya untuk nyoba berbisnis.
Naaah, begitu 'ketemu' motivator DUNIA AKHIRAT, baru deh mulai mikir-mikir pengen bisnis :)

Motivator itu adalah Rasulullah SAW yang bersabda, "Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan."

Dueerrrr !!! Masa iya mau nyari rejeki lewat satu pintu doang, padahal kan 9 pintu berarti lebih banyaakkk dan luaasss (walaupun belakangan baru tahu ada pendapat yang mengatakan hadits ini lemah. Terlepas dari itu, ini cukup memotivasi saya pribadi)

Mulai deh coba-coba bisnis. Eh, tapi tulisan ini bukan mau cerita jatuh bangun (halah) saya dalam berbisnis, tapi mau cerita perubahan mindset saya dalam perjalanan bisnis saya.

Nah, kan ceritanya sudah tertarik bisnis, otomatis dong jadi tertarik juga baca-baca pengalaman sukses para pebisnis yang sudah teruji.
Hmmm, Subhanallah ya, semuanya perjuangannya memang LUAR BIASAA. Dan rata-rata punya satu kesamaan : Masa lalu yang susah.

Tanpa bermaksud apapun, saat itu yang terpikir adalah, 'Pantes aja bisa sukses, soalnya KEPEPET, makanya bener-bener berjuang keras untuk bisa mengubah keadaan'.
Dan jeleknya, hal ini membuat saya jadi membenarkan diri sendiri untuk santai saja dalam menjalankan bisnis.
Yah, walaupun orangtua saya bukan orang yang kaya raya, Alhamdulillah untuk makan, biaya sekolah, kehidupan pokok sehari-hari bisa terpenuhi.
Jadi waktu itu terpikirnya, masa lalu saya memang menciptakan saya yang kurang punya fighting spirit dalam bisnis *duh,naif banget ya :(

Titik baliknya adalah saat membaca profil seorang pengusaha sebagai berikut :
Masih muda, memulai bisnis saat kuliah, ayahnya adalah KARYAWAN PERUSAHAAN MINYAK di Qatar! Bahkan ide bisnisnya muncul saat dia mengunjungi ayahnya di Qatar sana!
Weewwww, itu gaji bapaknya aja berapa, kok mau ya dia terjun bisnis? Pas masih kuliah pula
Kok bisa ya dia bela-belain ngembangin bisnis? kenapa gak ngikutin jejak bapaknya aja? 
Berarti blio bukan KEPEPET BISNIS tapi memang NIAT BISNIS.

Di situlah saya tersadar bahwa apapun latar belakangnya, SUKSES adalah HAK dan KESEMPATAN setiap orang yang NIAT dan mengusahakannya.
Dan saya juga belajar bahwa dalam bisnis tidak semata materi an sich yang jadi pertimbangan.
Ada nilai KEMANDIRIAN
Ada nilai KEBERSAMAAN
Ada nilai KEMANFAATAN
Ada nilai KEKELUARGAAN

Dan ketika kemudian terjun berbisnis di ORIFLAME, semakin membuka wawasan betapa ragam latar belakang tidak menjadi halangan untuk sukses bersama-sama.
Ada yang berjuang untuk melunasi hutang
Ada mahasiswa yang merencakan bebas finansial dalam usia muda

Ada yang ingin menghajikan orangtuanya
Ada ibu rumah tangga yang ingin bantu keuangan keluarga
Ada VP perusahaan airline
Ada pelajar
Ada juga yang sudah punya bisnis sebelumnya
Ada menantu dan anak pejabat
Ada dokter
Ada guru
Ada PNS
Ada buruh migran
Ada.. banyaaaakkkkkkk
Ketika sudah diNIATkan dan diUSAHAkan, maka semua bisa diraih..
Dan semua insyaAllah berniat untuk selalu bisa memberi MANFAAT dari bisnis yang ditekuninya.

Di Oriflame, kita tumbuh dan SUKSES BERSAMA



Jadiiii,   apapun latar belakang dan pengalaman masa lalumu, jangan jadikan ALASAN untuk tidak maju.
Setiap orang BERHAK dan LAYAK sukses !!!

* * *

Btw, pada tau ga siapa pengusaha muda anak karyawan minyak tadi? :)
Blio adalah pendiri Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono



Siska Lestari Apriani
Independent Manager 15% @ Oriflame Indonesia
SMS/WA 0818808480
PIN BB 27BC710F


»»  LANJUUUTT...

Monday, February 25, 2013

Inspirasi Syukur Gara-gara iPad

Hari kemarin dapat inspirasi gara-gara iPad. Bukan iPad sendiri lho ya, iPad orang laen :) Trus gimana ceritanya bisa jadi inspirasi? Jadi begini.......

iPad itu adalah milik adik saya, kebutulan kami tinggal tidak terlalu jauh, yah, masih satu kelurahan lah. jadi kalau sedang berkunjung ke rumahm atau saya yang ke rumahnya, anak-anak, Fatih dan Refah, biasanya minta main game di iPad Om-nya. Maklum, emak bapaknya gak (belum?) punya :D . Terutama Fatih sih sebenarnya.
Tapi ya gitu, kalo pas om-nya pulang dan sebenarnya masih pengen maen jadinya ngambek -__-
Nah, suatu hari giliran kita yang berkunjung. Dan seperti biasa minta main game di iPad.Yo wis, monggoooo..
Pas mau pulang seperti biasa pula gak mau, karena masih pengen main. Dibujuk-bujuk akhirnya mau tapi teuteuuup masih sambil ambek-ambekan. Cemberut, jalan sambil nendang-nendang, dan rada ngomel.
Karena dalam suasana emosi, pas mau naik motor bentrok lagi sama adiknya, Refah, rebutan posisi tempat duduk. Padahal sudah disepakti di awal masalah posisi tempat duduk ini.
Dari sekedar perang mulut akhirnya mulai main fisik, Umi langsung bertindak memisahkan dan memberi ultimatum. Saat masih terus panas, akhirnya keluarlah ulimatum berat : GAK BOLEH MAIN iPAD SELAMA SEPEKAN.
Untuk menentukan konsekuensi biasanya saya memberitahukan konsekuensi yang akan diperoleh ketika melakukan atau tidak melakukan sesuatu, tapi saat itu saya memberikan konsekuensi dadakan.

Selama perjalanan pulang ke rumah saya merenung. Mengapa saya memberikan konsekuensi dadakan itu kepada Fatih, lalu saya jawab karena Fatih tidak mensyukuri bahwa dia sudah diberi kesempatan main iPad. Ok, masalah bersyukur seperti ini mungkin belum sampai untuk anak seusia Fatih (6 tahun).
Tapi seandainya Fatih tidak marah-marah, lalu mengucapkan terimakasih atas kesempatan main iPad, pasti kita akan senang dan akan memberinya kesempatan bermain di lain waktu.
Well, saya maklum karena Fatih masih anak-anak, oleh karenya saya ingin memberikan pemahaman tentang kesyukuran. Sampai di rumah pun saya ajak dialog dan alhamdulillah kelihatannya dia mengerti dan menerimanya. Akhirnya minta dibacain cerita saja :)

Hari itu saya benar-benar belajar tentang rasa syukur, mungkin kita sering, diberikan suatu nikmat oleh Allah, lalu kita merasa nikmat itu kurang, lalu kita mengeluh, lalu kita minta lebih lagi. Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah akan ditambah? lihat pengalaman saya tadi sebagai analogi.
Tapi sebaliknya ketika nikmat itu walaupun kecil kita syukuri, kita haturkan terimakasih tak berhingga, walaupun tak diminta, akankah ditambah?

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya ...

'Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni'mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni'mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih' -QS brahim ayat 7-


Note :
Dialog saya dan Fatih saat refleksi peristiwa ini

Umi : "Mas Fatih, kalau Mas Fatih ngasih Umi permen satu, trus Umi ga bilang terimakasih Mas Fatih seneng ngga?"
Fatih : "Ngga"
Umi : "Trus abis gitu Umi marah-marah minta permennya ditambah jadi dua atau tiga, kira-kira gimana?"
Fatih : diemm,manyuun.."ngga dikasih.."
Umi : "Nah begitu juga bla..bla..bla.."
Fatih : "Ya udah cerita buku aja sekarang" (daripada dengerin uminya ceramah mulu :p )









»»  LANJUUUTT...

Monday, February 4, 2013

Mengantar Rejeki

foto : google
Hari ini aku dibuat terharu dan tergugu. Akan sebuah takdir yang Allah tetapkan. Menjadi pengantar rejeki yang datang dari arah yang tak di duga-duga.
Sebenarnya mungkin ini bukan kali pertama, tapi entahlah, rasanya hari ini lebih bermakna. Mungkin karena usia semakin matang (baca : tua :p) maka perenungan semakin dalam (tssaaahhh).
Kisah serupa pun tlah aku baca di sini. Tapi mengalami sendiri, dan dalam kesadaran serta perenungan sungguh berbeda.

Hari ini guru-guru berkumpul di sekolah, menguatkan kembali rencana kepindahan Sekolah Alam Indonesia dari Ciganjur ke lahan baru. Calon lahan baru sudah ada, yang masih harus dipikirkan dan diusahakan adalah dananya. Untuk dana awal insyaAllah sudah ada, jadi untuk next stepnya yang harus terus ikhtiar. Banyak lah yang dilakukan hari itu, insyaAllah menguatkan jiwa-jiwa kita kembali.

Kami sebelumnya sudah dibagi kedalam beberapa kelompok.
Sesi terakhir adalah sesi berserah dan sedekah.  Jadi setiap orang memberikan infaq terbaiknya dan dikumpulkan dalam kelompoknya, kemudian stelah terkumpul harus langsung disalurkan kepada pihak yang kita pilih dan dirasa yang paling membutuhkan.
Dari kelompok saya terkumpul dua jutaan dan kami bersepakat menyalurkannya kepada seorang ibu yang mengurus anak-anak yatim.

Singkat cerita kami mengunjungi rumahnya. Tadinya saya pikir ini adalah semacam panti asuhan yang dikelola yayasan atau suatu badan, tapi rupanya ibu ini seorang yang mengelola anak-anak ini. Di depan rumah tidak ada tulisan atau plang rumah yatim atau sejenisnya.

Bagian dalam depan rumah tampak lega karena tidak diisi dengan aneka perabot, tampak seperti biasa digunakan untuk belajar bersama atau mengaji. Ada satu sofa set di sana. 
Ketika kami sampaikan maksud kedatangan, Sang Ibu tampak berkaca-kaca dan berkata, 'Terimakasih ya Bu, semoga segala kebaikan ibu semua dibalas Allah. Alhamdulillah ini rejekinya anak-anak, kebetulan beberapa anak ada yang mau ujian, ibu sudah bingung darimana uang buat bayar ujiannya. Ini pertama kalinya anak yang paling besar mau ujian SMA'

Degh...

Aku membayangkan, sebelum kedatangan kami, ibu ini sedang berdoa, mungkin doa terkhusyuknya, memohon pertolongan Allah atas hajatnya dan hajat anak-anak yatim di bawah asuhannya. Lalu datanglah kami menjadi perantara terkabulnya doa. Tidak, walaupun kami tidak datang, aku yakin Allah pasti akan mengutus orang lain.
Subhanallah.. betapa luar biasa rasanya menjadi pengantar rejeki orang-orang yang membutuhkan. Terasa betapa nikmatnya melihat kebahagiaan terpancar dari jiwa yang merindu hadirnya pertolongan. Walaupun hakikatnya bukan kami yang menolong, hanya perantara saja.

Bisa dimengerti kenapa gerakan-gerakan penyaluran dana yang masif terus bergulir dan para relawannya tidak dibayar, seperti Sedekah Rombongan yang dimotori mas Saptuari   (@Saptuari) atau Makelar Sedekah  yang dimotor Mas Mono (@masmono08).

Sore itu semakin nyata sabda Nabi SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya adalah benar.
Semakin yakin bahwa pemelihara anak yatim kelak di surga begitu dekat dengan Nabi SAW

Ya Allah.. mampukan hamba untuk berbuat seperti mereka yang telah lebih dulu menempuh jalan surgaMu... aamiin..

foto : google



»»  LANJUUUTT...