Pages

Wednesday, August 10, 2016

Seni Hidup : Bersabar dan Terkejut

Dalam hidup, kadang ada hal yang sangat kita tunggu-tunggu tapi tak kunjung tiba.

source

Kadang ada hal yang ingin kita hindari, namun justru hadir tepat di hadapan mata.


Well, that's life. Bersabar dan terkejut adalah bagian dari seni hidup di dunia ini :)
Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah bersiap dengan segala kondisi yang kita hadapi.
Yakin Allah selalu memberikan yang terbaik pada waktu yang tepat, whatever what we need.

So, cheer up for your life :D




»»  LANJUUUTT...

Friday, June 17, 2016

Nabi Musa Tidak Bisa Merubah Tongkat Menjadi Ular (?)

Suatu hari Fatih (9 th 5 bl) bertanya, 'Umi, Nabi Musa tidak bisa merubah tongkatnya menjadi ular kan? Kan yang merubah Allah', lalu aku mengiyakan penyataannya.
Fatih bertanya pada saat musim ulangan. Saat itu aku memang berfikir pertanyaan dia terkait soal ulangan di sekolahnya. Tapi sama sekali tidak terbayang model soalnya seperti apa, dan aku merasa wajar-wajar saja.

Lalu hari ini, 16 Juni 2016, saat aku menerima kertas ulangan Fatih, aku membaca soal yang terkait pertanyaan dia tempo hari itu.
Aku tersenyum,
aku terpekur,
aku terpesona pada aqidah dan logika yang tertanam,
aku terpana,
aku bahagia,
aku bersyukur,
aku tersadar...
Ada perspektif yang berbeda di sana,
ada aqidah yang terpatri di hati,
tersirat logika berpikir yang tumbuh padanya.

Anakku...
Kau LUAR BIASA..
Seperti sebagimana setiap anak di dunia




Soal no 2 yang membuatku terpana dan bahagia :)



Fatih Naufal Aqil :*

»»  LANJUUUTT...

Wednesday, April 22, 2015

Kumau Jadi Kantong Doraemon-mu, Mama...

Buka-buka file lama nemu satu puisi yang dibuat lebih dua tahun lalu.
Puisinya belum berjudul sih, bingung mau dikasih judul apa :p
Karena puisi ini ditujukan untuk mama tercinta, yowis judulnya simple aja, Puisi Untuk Mama..., tapi lucu juga kalo dijudulin "Kumau Jadi Kantong Doraemon-mu, Mama...", hehe, tak jadiin judul postingannya aja deh :)

Dan, rasa hati kala membuat puisi itu dan sekarang masih sama...

 * * *

Puisi Untuk Mama

Mama..
Betapa ingin aku menjadi kantong Doraemonmu
Yang keluarkan semua kebutuhanmu
Walau bukan itu yang kau harap selalu

Mama..
Hendak hati belikanmu semua isi dunia
bukan sekedar beli duren di tepi jalan raya
yang kita makan bersama dalam suka cinta
Meski itu tak kau pinta

Mama..
Seandainya senyum dan bahagia ada di supermarket
Akan kuborong berpaket-paket
Dan kuantar kehadapanmu walau jalanan macet

Mama..
Aku bangga,
Aku bahagia,
Aku diberkahiNya,
karena terlahir dari rahim dan didikan cintamu

Mama..
Perjalananku menjadi ibu,
hakikatnya adalah merasai kristalisasi cintamu

Mama..
I love you... always...

Depok, 22/12/2012

Wanna make you happy here, and thereafter
»»  LANJUUUTT...

Monday, April 20, 2015

Puisi Cinta Satu Dasawarsa

Mungkin sedikit terlambat, tapi keinginan untuk mengabadikan goresan hatinya selalu ada.
Jadiiii, 27 Maret 2015 adalah anniversary pernikahan kita yang ke 10 :")
Siang-siang lagi di kantor Abi nge-WA yang kata-katanya bikin klepekh-klepekh. Ahaha, dasar perempuan ya :p

Here it is :


 

Hari pun berganti, minggu pun berlalu, bulan pun usai, tahun pun terlewati, windu tak  terasa sudah pergi, datanglah dasawarsa...
Panjangnya usia bolehlah melapukkan semua yang ada, namun bukan untuk cinta kita. Semoga semakin menguatkan dan mengekalkan cinta kita (kamu.. iya kamuuu dan anak2) hingga jannahNya kelak. Aamiin... 

Co cuiittt :*
Hehe, surprise soalnya Si Abi ini bukan tipe pujangga yang pandai merangkai kata.
Sepulu tahun lalu.. saat masih penganten baru kan saya suka protes pengen digombalin :p, sedangkan suami tipikal anak teknik pisan yang ga pusing sama diksi dan sejenisnya.
Malah pernah dia ngaku browsing dulu untuk cari kata-kata buat ngegombalin istrinya, wkwkwk

Seiring waktu dan perjalanan cinta kita *tsaahh. Alhamdulillah semakin mendewasakan kita, saya gak lagi maksa-maksa untuk dibikinin puisi or digombalin, suami jg semakin romantis dengan gayanya sendiri. InsyaAllah saling memahami gaya masing-masing dalam mengekspresikan cinta. Selalu percaya bahwa pasangan kita pun mencintai kita dengan caranya.

* * *

Ya Allah, telah Kau persatukan kami di dunia,
Mohon persatukan pula kelak di JannahMu, aamiin...

Catatan : itu Abi bikin kata-kata di WA asli hasil pemikiran sendiri :) , hasil memeras otak dan keringat ceunah *lebay*,  gak pake bantuan Mbah google lagi. Udah mulai ekspert sepertinya :D


Luv u 4ever till jannah :*





'




»»  LANJUUUTT...

Sunday, January 11, 2015

Pekerjaan : Merdeka atau Menjadi Budak

'Bekerjalah dalam apa yang kau suka, maka kau tak perlu bekerja seumur hidupmu. Melakukan pekerjaan yang tak kau suka akan membuatmu menjadi budak'


sumber

Lupa lagi dengar/baca kutipan di atas darimana *kebiasaan :p
Ngga persis gitu juga sih bunyinya, tapi intinya sama lah.
Emang sih kalo ngerjain apa yang kita suka, waktu tuh gak kerasa, ngerjainnya enjoy aja, gak jadi beban, ketemu tantangan malah tambah semangat. Tul ga?

Etapi ada juga nasihat kayak gini, 'cintailah apa yang engkau kerjakan, karena jatuh cinta tidak selalu pada pandangan pertama', tssaaahhh.
Yang ini kayaknya sejalan sama witing tresno jalaran soko kulino ='>; 

Well, pendapa saya sih gak perlu lah dua hal ini dipertentangkan (siapa juga yang mempertentangkan ^_^), kedua ungkapan ini bisa benar adanya sesuai dengan kondisi masing-masing.
Idealnya sih memang berkerja di bidang yang menjadi passion kita, tapi jika pun tidak, belajar untuk menerima apa yang ada (dan harus bersyukur) sambil mencari jalan menuju pekerjaan impian bisa menjadi pilihan.

Ketika memang sudah tidak nyaman, tidak betah, beban banget, kepaksa banget, pekerjaan amburadul, hidup hampa, dll, dsb (tuh, berasa kayak budak kan), well, saatnya mencari kemerdekaan :) . Dan mencari kemerdekaan itu adalah sebuah perjuangan. MERDEKA! *awal tahun berasa Agustus :D

Terakhir, karena aku seorang muslim, maka bekerja dan pekerjaan itu adalah ibadah, untuk Allah, sarana meraih ridlo-Nya. Dan bersama-Nya, kemerdekaan hakiki akan menjadi, karena kita lepas dari belenggu duniawi, insyaAllah...




»»  LANJUUUTT...

Friday, December 19, 2014

Plastik yang Mengubah Ciptaan-Nya

Suatu ketika nyasar ke sebuah situs yang menampilkan before-after mereka yang melakukanbedah kosmetik untuk kecantikan/ketampanan. Dan saya harus bilang WOW (tapi gak pake koprol :)).
Coba deh lihat salah tiganya :




                                                                sumber 

Gimana? WOW kan :)

Lalu teringat firman Allah dan hadits berikut :

‘’Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,yang dilaknati Allah dan syaitan itu mengatakan: "Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya) dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (merubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merobahnya". Barang siapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata’’

(QS Annisa :117-119)


 "Allah melaknat para wanita yang  mentato tubuhnya dan yang minta ditato, yang mencabut dan minta dicabutkan alisnya, yang merenggangkan gigi demi kecantikan yang merubah ciptaan Allah." 

(HR al-Bukhari dan Muslim).

Trus jadi mikir, saat ayat diatas turun dan Rasul bersabda, teknologi apa sih yang ada saat itu untuk bisa mengubah ciptaan Allah? Itu kurang lebih 1400 tahun yang lalu lho. 'Paling' sebatas tatoan, cabut-cabut bulu di wajah, mengikir gigi, menyambung rambut, apa lagi ya. 

Daaannn sekarang lihatlah, bahkan jenis kelamin pun bisa diubah :O
Dengan bedah kosmetik atau orang sering bilang operasi plastik, wajah bisa diubah sesuai impian (atau tuntutan sekitar?), bentuk hidung, mata, pipi, dada, apapun. Apalagi yang ganti kelamin, rombak total. 
Semakin jauh perbedaan dari aslinya, semakin amazing. Bahkan para pelaku bedah kosmetik yang melakukan tindakan bedah di luar negri (dalam hal ini dari Cina ke Korea Selatan) harus membawa keterangan dari rumah sakit tempat dia melakukan bedah. Hal ini dikarenakan wajahnya sudah berubah drastis dan tidak sama lagi dengan foto di paspor :) 

Sungguh Allah dan Rasul-Nya telah jauuuuuhhh hari memberi peringatan.


Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.




Disclaimer :

1. Saya bukan ahli tafsir dan hadits, tulisan ini sebagai refleksi renungan saya 

2. Pendapat ulama tentang hal ini bisa dilihat di sini dan di sini


»»  LANJUUUTT...

Friday, December 12, 2014

Bersyukur Pada-Nya, Berterima Kasih Pada Sesama

sumber
Masih tentang syukur. Janji Allah untuk menambah nikmat jika bersyukur itu sangat rasional, sudah pernah dibahas disini. Nah, kalo kita sebagai manusia kan gak bisa ya menuntut ucapan terima kasih yang mutlak.  Pan ada juga orang yang tidak tahu terima kasih, kayaknya kata terima kasih tuh kata yang asing buat dia.
Kalo udah begini kudu inget ama konsep IKHLAS.

Kata KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), ikhlas itu adalah bersih hati; tulus hati 
Secara pengertian agama Islam, ikhlas berarti mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Allah. Berarti termasuk gak ngarepin ucapan terima kasih kala ngebantu orang dong ya :p
Daaaannnn disitulah ujiannya *urut dada *lap keringet

 Orang yang cinta kebersihan pasti sebel sama yang jorok, orang rajin gak suka sama yang males, nah, ketika kita terbiasa untuk menghargai setiap bantuan dengan ucapan terima kasih, gondok juga begitu ketemu sama orang yang meminta bantuan tapi gak tau terima kasih. Boro-boro bilang , ‘Terimakasih sebelumnya’, ketika meminta bantuan, setelah dibantu pun cuek bebek aja.
Well, mungkin ada yang berpendapat jika terima kasih itu gak sekedar ucapan aja, bisa aja kan dia berterima kasih dengan cara lain. Misal, lebih sering ngebantu kita juga, sering ngasih2, or apalah.  Tapi.. ini masalah adab .

Kalo ketemu sama  yang kayak gini, disindir udah, diingetin udah, masih begitu juga, yaa pada akhirnya yang waras ngalah :p . Berarti lagi dilatih dan diuji keikhlasannya. Gpp ladang pahala insyaAllah J. Doain aja semoga dia segera sadar. Toh, kita juga bisa jadi mungkin pernah khilaf juga tidak berterimakasih kepada seseorang.

Hidup ini indah, jangan dibuat susah ;)
»»  LANJUUUTT...